Kami tak bisa akrab denganmu
sebab kaulah yang meracuni udara ini sehingga kami terkulai tiap hari
kilatan matamu melepas srigala...dimana kami menemukan cinta lagi ???di hutan larangan ini ..?
... dst ( buat penulisnya maafin ye..)
barangkali pula bahasa kita telah berbeda
sebab begitu sukar kau mengerti kami
kami melihat seribu warna, sedang kau satu warna saja
ya..kami hidup karena masih ada matahari sedang kau sudah mati karena terikat pada kursi
jika kau terjaga dari mimpimu
dengarlah amarah kami di luar rumahmu
itulah saat kami dihidupkan lagi
kami akan robohkan dinding2 penjara
dan kami maklumkan keseluruh bumi
Bahwa gencatan senjata tak berlaku lagi
Thank..to Nirwan Dewanto...Aktifis ITB 84
teruntuk sahabatku yang masih punya tenaga untuk perubahan
teruntuk siswa2ku..yang masih belajar dan alumni..teruslah kalian belajar apa saja..di mana saja..kapan saja...jadilah intelektual Organik...bukan Intelektual "hanya" sarjana
hamim_bae..
hei ...kawan bloger smanka 286..mane posting luuuuu..
oH YA....MOHOM MAAF LAHIR BATHIN
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 comments:
Posting Komentar